Minggu, 01 November 2009

Cerita, “Ayla”

Ayla. Nama yang indah untuk seorang gadis. Namun sayang, perlakuan yang mereka terima, tidak setara dengan nama indah yang mereka sandang. Karena memang, Ayla dalam kisah ini bukanlah sebuah nama bagi seorang gadis. Tapi, Ayla, adalah julukan bagi sebuah profesi yang dinistakan.

Ayla, atau Anak-anak Yang di Lacurkan, adalah komunitas kecil anak-anak gadis yang tinggal di temaram lampu-lampu taman. Usia mereka masih sangat muda, berkisar antara 11 hingga 18 tahun. Mereka hadir, dan terpaksa tinggal di jalan, menjajakan diri, mendapat perlakuan kasar, dengan imbalan yang tak setimpal.

Dengan modal ember, yang diisi beberapa minuman ringan dan rokok, mereka dipaksa untuk mencari tamu. Mereka berdiri berjejer di pinggir jalan, atau menunggu dalam tenda-tenda kecil di pojok taman. Setiap orang boleh menyentuh mereka, asalkan mau membeli minuman yang mereka jual. Mereka tak bisa menolak untuk di raba dan dipegang, karena tuntutan setoran yang harus dipenuhi. Bahkan tak jarang, anak-anak yang masih belia itu, terpaksa melacurkan diri untuk mendapatkan uang lebih banyak.

Suatu ketika, ada seorang anak yang kami temui dalam sebuah penelitian. Dia masih amat belia. Sebut saja namanya, Isah. Mungkin, usianya baru 15 tahun. Dia kami temui di sebuah taman di bilangan Prumpung, Jakarta.

Kami, yang datang sebanyak 3 orang, mulai terlibat obrolan yang menyenangkan. Kami bertanya tentang apa yang dirasakan anak gadis ini. Dia pun bercerita tentang pengalaman pahitnya di jalanan. Kami juga bertanya apa yang menjadi harapan dan angan-angannya kelak, dan menawarkan bantuan agar dia terbebas dari tempat semacam ini. Dia tersenyum, dan menawarkan minuman ringan dagangannya.

Tak terasa, sudah banyak sekali yang disampaikan gadis ini. Harapannya tak banyak, angan-angannya tak muluk-muluk. Dia tampak senang sekali, saat mengetahui, kami datang untuk menanyakan kabarnya. Dia tampak bahagia, dan berharap kami datang sering datang untuk mendengar kisahnya. Ya, kami kembali tersenyum, dan berjanji untuk mau menjadi sahabatnya.

Sayang, kami harus kembali, kemudian, salah seorang teman bertanya, "Isah, kami harus bayar berapa untuk minuman ini? Dia hanya diam. Namun, tiba-tiba wajahnya memerah. Matanya berkaca-kaca. Sambil di pegangnya botol-botol itu, dia menatap kami satu-persatu. Nanar. Dia mulai menangis. Kami mulai bingung. Wajahnya menunduk, airmatanya berlinang.

"Mas, dan Mbak semua jahat. Mas bukan teman Isah. Nggak ada bedanya sama orang-orang itu!" "Isah ikhlas kasih itu buat Mas, nggak minta bayaran!" Kenapa Mas anggap Isah jualan buat gituan...?", ucapnya lirih, menahan tangis. Rupanya, dia merasa tersinggung, karena kami menganggap minuman itu sama dengan jasa yang dia berikan. Akhirnya kami bertiga berusaha menenangkannya dan meminta maaf. Dia bisa memahami setelah menjelaskan sikap kami. Dia pun kembali tersenyum.

~~~

Sahabatku, begitulah, harga diri, kehormatan yang dimiliki Isah, tetap tak bernilai di dalam dirinya. Ia, walaupun terpojok dengan profesi yang harus di jalaninya, tetap memiliki kebanggaan diri sebagai manusia, yang tak mau di lecehkan. Tekadnya tetap kuat, perasaannya tetap murni, bahwa tiap orang, tak pantas untuk dilecehkan, tak pantas untuk mendapat perlakuan tak setara.

Adakah kebanggaan diri itu terpatri dalam diri kita?

Begitulah, saat ini, saya merasa beruntung sekali, melewatkan malam ulang tahun saya, bersama mereka, Ayla. Kebetulan, pada malam ini pula, mereka mementaskan teater musik, yang berkisah tentang dunia yang mereka jalani. Sebuah teater yang menarik, dengan semua pemain yang terdiri dari para Ayla. Walaupun mereka bercerita, pada saat latihan, sering harus terhenti, karena ada yang menangis saat memainkan peran-peran itu.

Ya, saya bersyukur sekali kepada Allah, dapat menghabiskan malam ini bersama mereka. Menjadi teman bagi mereka, menjadi telinga bagi mereka. Saya senang sekali dapat menjadi orang yang mereka percayai, orang yang mereka anggap sahabat, pelindung, dan menjadi tempat untuk bercerita. Ada banyak hikmah dan pelajaran yang saya dapat dari mereka, dan hal itu, membuat saya semakin lengkap menjadi manusia.

Sekali lagi, terima kasih. Semoga Allah, akan menguatkan jemari ini untuk tetap menuliskan semua hikmah-hikmah-Nya. Semoga Allah, akan memberikan kekuatan pada saya untuk dapat meneruskan semua pelajaran yang diberikan-Nya. Semoga Allah memberikan saya kekuatan, dalam menghadapi setiap ujian dan cobaan-Nya. Amin. Allahuma Amin.

Hope you are well and please do take care.
Wassalamualaikum wr wb. Salam hangat!!

(Tulisan dari sahabat Irfan)


2 komentar:

Dilla Marla mengatakan...


AGEN JUDI ONLINE
AGEN JUDI
AGEN BOLA
PROMO BONUS GUDANGBET99
PREDIKSI BOLA

KISAH SUKSES IBU HERAWATI mengatakan...

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Posting Komentar